Tuesday, May 29, 2012

Public Speaking (Kelompok 3)

Tema: Kesuksesan
ISI: 
Kesuksesan adalah keberhasilan untuk mencapai apa yang anda inginkan. Jika anda dapat meraih apa yang anda inginkan, yang anda rasakan pasti sangat senang, bahkan ada yang sampai meneteskan air mata.
Tapi bagaimana jika kesuksesan yang sudah anda dapatkan tersebut hilang atau belum pernah tercapai? Pasti ada perasaan kecewa dan mungkin marah.
Apa yang anda alami yaitu perasaan kecewa, itu karena Tuhan sayang kepada kita, karena Tuhan tahu jika anda mendapatkan hal itu dan Dia mewujudkannya, anda akan menjadi orang yang buruk. Jika itupun diberi dan anda akhirnya akan menjadi lebih buruk dan ada maksud di balik itu. Sehingga kalian dipersiapkan oleh Tuhan untuk sesuatu yang lebih baik.
Jadi, mari kita selain bermimpi, bautlah mimpi itu dengan kerja keras, karena mimpi adalah awal mula tercipta kehidupan yang sempurna.


KOMENTAR:
Kelompok 3:
- Isi dapat tersampaikan
- Cara penyampaian terlihat grogi dengan melakukan gerakan kaki yang tidak perlu

Kelompok 1:
- Menyukai apa yang telah disampaikan
- Terpaku pada satu titik
- Materi yang disampaikan berputar-putar

Kelompok 2:
- Isinya bagus, tapi sedikit tidak nyambung
- Terpaku pada satu titik

Kelompok 4:
- Isi cukup jelas
- Kontak dengan audience cukup baik
- Cara penyampaian terbata-bata

Kelompok 5:
- Isi jelas
- Kontak dengan hadirin bagus
- Cara penyampaian jelas

Kelompok 6:
- Isi bagus
- Mata tidak fokus pada audience
- Terlalu terkonsep

Disampaikan oleh: Dedi Chandra
Anggota Kelompok:
- Dedi Chandra
- Fakhrur Ridho
- Juliana Rukmana
- Marina Septiani
- Ratih Arumbika
-

Public Speaking (Kelompok 5)

Tema: Pemuda Adalah Generasi Bangsa
ISI:
Pemuda identik dengan semangat yang membara, semangat yang begitu besar dan dahsyat yng ada pada diri seorang pemuda sehingga majunya bangsa, etnis, teknologi, dan agama berada di tangan seorang pemuda. Peran pemuda begitu besar pada zaman yang berubah 180 derajat. Dari tidak mengenal HP dan komputer, pemuda yang mengubahnya. Betapa kuatnya peran pemuda dalam perubahan dunia.
Semoga kita dapat memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi dengan baik yang bertujuan untuk perubahan yang positif. Kita sebagai pemuda harus bisa menyaring budaya mana yang boleh kita contoh dan mana yang tidak karena Tuhan tidak akan mengubah keadaanmu sebelum kamu yang mengubahnya.

KOMENTAR:

Kelompok 1:
- Lumayan bagus
- Tema tidak jelas
- Terlalu panjang dan membosankan

Kelompok 2:
- Terlalu banyak berfikir
- Grogi
- Terlalu lama
- Kurang menguasai materi

Kelompok 3:
- Isi dengan tema kurang nyambung
- Kontak cukup bagus
- Penyampaian baik
- Cukup jelas
- Sikap bagus

Kelompok 4:
- Suara jelas tapi terbata-bata
- Materi melenceng dari tema
- Sikap cukup
- Kontak lumayan

Kelompok 6:
- Tema bagus, tapi tidak berkaitan dengan isi yang disampaikan
- Terlalu panjang dan lama

Disampaikan oleh: M. Umar
Anggota Kelompok:
- Dian Alvionita
- Fajar Ro'uf
- Fitri Yani
-M. Umar
- Winarsi

Public Speaking (Kelompok 6)

Tema: Pendidikan
ISI:
Kualitas bangsa Indonesia masih belum baik, Indonesia masih belum bisa menjadi negara yang mandiri, bangsa yang belum dapat mensejahterakan masyarakatnya. Padahal modal yang dimiliki Indonesia sangat besar, mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia, serta peradaban yang maju. Hal ini bisa terjadi karena pendidikan yang ada di Indonesia belum merata. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam meningkatkan pendidikan untuk membuat Indonesia menjadi bangsa yang mandiri.


KOMENTAR:
Kelompok 6:
- Suara lantang & jelas
- Tema dengan isi sesuai
- Pandangan ke audience menyeluruh
- Mimik dan ekspresi sesuai

Kelompok 1:
- Isi jelas dan menarik
- Kontak menyeluruh
- Suara lantang
- Kecepatan berbicara sedang
- Sikap baik

Kelompok 2:
- Isi bagus mengikuti alur pidato sederhana
- Kontak cukup bagus
- Penyampaian pas
- Kurang menarik penonton

Kelompok 3:
- Tidak semua kata bervolume lantang, hanya penekanan pada kata-kata tertentu

Kelompok 4:
- Isi jelas
- Kontak dengan hadirin baik
- Suara terlalu keras
- Kecepatan pas
- Sikap baik

Kelompok 5:
- Isi jelas
- Berbicara terlalu cepat
- Sikap bagus

Disampaikan oleh: Soleh Suprianto
Anggota Kelompok: 
- Brian Tampubolon
- Ninda Annisa Velda
- Riska Handira
- Soleh Suprianto
- Urai Hanna Zulaika

Wednesday, May 16, 2012

Jurnal Pertemuan Ke 7 | Komunikasi

KOMUNIKASI

16 Mei 2012

Komunikasi   baik   verbal   maupun    non   verbal   memainkan   peran   dalam   kehidupan manusia.      Komunikasi      merupakan       langkah    penting    dalam    proses    pembelajaran karena   keberhasilan   dari   kegiatan   belajar   bergantung   pada   kualitas   komunikasi antara   pengajar   dan peserta   didik.  Ketika  kita       memasuki  dunia kerja, kita   akan menemukan          komunikasi      yang     efektif   dan    efisien   serta    akan    memperkuat kemungkinan   untuk   berhasil   dengan   baik   serta   dapat   meningkatkan   hubungan interpersonal dengan pelanggan dan kolega kerja.

Inti dari sarana komunikasi manusia adalah mampu menampilkan realitas dengan berbahasa. Maka bahasa adalah sistem simbolik yang kita transfomasikan menjadi obyek yang benar seperti apel, atau imajinasi segi-tiga, draf, pola dan kemudian konsep.     Selanjutnya     manusia    merupakan      seni,   ilmu  pengetahuan,      budaya     dan sejarah; kita tidak hanya hidup untuk saat ini tetapi kita semua sudah menetukan komitmen        untuk    masa     depan     dalam    perjanjian kolektif;   kita   mempunyai masyarakat, peraturan dan     perundang-undangan, sekolah dan organisasi pembelajaran.Semua   fakta   ini  memerlukan   bahasa   sebagai   kunci   dari   realitas sosial dimana kita tinggal.

Defenisi Komunikasi

Kata     “komunikasi”       berasal    dari   kata    latin   “communis”       berarti    membagi pengalaman, memiliki sesuatu yang khusus yang memfasilitasi proses komunikasi (sebagai     contoh,    memiliki    budaya    yang    sama,    memiliki    pengalaman       khusus, berbagi   dengan   teman   yang   sama   dsb),  bagaimanapun   komunikasi   tidak   dapat diartikan   melalui   suatu   defenisi   tunggal.   

Orang-orang   yang   berbeda   merasakan cara   berbeda   dalam   konteks   yang   berbeda   pula.   Sebagai   contoh   kamus   oxford menjelaskan   komunikasi   sebagai   “memindahkan   dari maksud/arti”, peneliti   lain mendefinisikan  sebagai     “Perpindahan      dari   stimulus    (Colin    Cherry),    “pikiran
seseorang  mempengaruhi yang lain (Claude Shannon),“Mekanisme      melalui hubungan manusia timbul dan berkembang, atau  membagi pengalaman berdasarkan umum (Wilburn Schramm)

Tipe-tipe komunikasi


Komunikasi terdiri dari empat tipe, yaitu : 
Komunikasi        Intrapersonal:        mengacu      pada    komunikasi     dengan   seseorang. Seperti   berbicara   pada   diri   sendiri, mendengarkan   diri   sendiri   dan   berhubungan dengan  diri  sendiri . Komunikasi      intrapersonal    penting     dalam    perenungan, mengkonsep,   memformulasi   pikiran  atau  ide-ide   kita   sebelum  kita   benar-benar tiba pada suatu keputusan atau menginisiasi komunikasi dengan yang lain. 

Komunikasi   Interpersonal   :   Bentuk   komunikasi   ini   berlangsung   diantara   dua orang. Bisa formal atau tidak formal dan dapat berlangsung dimana saja dengan berkata-kata,      bersuara,   ekspresi    wajah  dan    isyarat  dan   bahasa    tubuh.   Dalam komunikasi       interpersonal,    interaksi   berhadapan  muka     diantara    dua    orang melibatkan pengirim dan penerima pesan. 
Hal ini dianggap sebagai situasi komunikasi yang ideal dan efektif karena sesorang akan   segera memperoleh   timbal   balik  dan   mungkin   kesimpulan-kesimpulan   yang dapat diklarisifikasi dan ditekankan melalui ekspresi bahasa isyarat dan suara. Hal ini   lebih   mudah     mempengaruhi seseorang dan   membujuk menerima suatu pandangan-pandangan.Kedekatan       diantara    pengirim    dan penerima     dalam    komunikasi     interpersonal memiliki      ikatan    emosi     juga.    Ini   dapat     memotivasi,      meningkatkan       dan mengkoordinasi        pekerjaan      lebih   efektif   daripada bentuk     komunikasi      lain. 
Bagaimanapun tipe komunikasi sekarang juga dapat berlangsung dalam jarak jauh melalui    video   konferensi    dan   internet   :  pertukaran    e-mail,   chating,    komputer ,telekonfererensi dsbnya.

Komunikasi        dalam     Grup:    adalah    suatu    perluasan    komunikasi     interpersonal dimana      lebih  dua    individu   terlibat  dalam     pertukaran     ide,  keterampilan     dan keinginan.     Kelompok kelompok         menyediakan      suatu    kesempatan      kepada    orang untuk datang bersama mendiskusikan dan bertukar pandangan seperti yang anda lakukan dalam kerja kelompok. Kelompok      komunikasi     dianggap     efektif  karena   menyediakan      suatu    kesempatan  untuk berinteraksi langsung dengan antar anggota-anggota dari kelompok; hal ini akan membawa perubahan dalam sikap dan keyakinan. Kelompok organisasi punya hambatan       juga,   karena    waktu    dan   kurang     efektif terutama     dalam    keadaan mendesak.

Komunikasi        masa    :   memerlukan   komunikasi   dengan   penonton   dalam   jumlah besar. Peralatan komunikasi masa dimanfatkan untuk menggandakan pesan yang disampaikan       dan   untuk diperhatikan oleh  sejumlah    besar    orang   secara    terus menerus.   Saluran   melalui   semacam   komunikasi   ini   lebih   disukai   sebagai   media masa. Media melalui pesan disampaikan termasuk radio, TV. Koran, majalah dan multi media. (Video, suara dan teks).

Zulfikar.

Monday, May 7, 2012

Jurnal Pertemuan Ke 6 | Kreativitas


Daya cipta atau kreativitas adalah proses fisik yang melibatkan pemunculan wujud orang atau konsep baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada.
Dari sudut pandang keilmuan, hasil dari pemikiran berdayacipta (creative thinking) (kadang disebut perasaan sesaat saja biasanya dari angan-angan kosong. Sebagai alternatif, konsepsi sehari-hari dari daya cipta adalah tindakan membuat sesuatu yang baru.

Definisi kreativitas sebenarnya tidak terlalu mudah untuk di pahami, karena banyaknya definisi atau pengertian yang dirumuskan oleh beberapa pakar. Perbedaan dalam mendefinisikan kreativitas karena dipengaruhi oleh sudut pandang yang berbeda dan latar belakang disiplin ilmu yang dimilikinya. Secara sederhana kreativitas dapat dimaknai sebagai kemampuan seseorang untuk menemukan hal-hal baru dalam menyelesaikan suatu masalah. Jadi kreativitas tersebut lebih kepada langkah taktis dan strategis yang dilakukan untuk memecahkan masalah dengan menggunakan cara-cara baru yang belum pernah dilakukan oleh siapapun. Bentuk kreatifitsas ini dapat saja merupakan revisi dari langkah-langkah yang telah ada sebelumnya atau dapat pula sama sekali menjadi hal baru.

Definisi Kreativitas menurut pakar dapat di identifikasi sebagai berikut:
  • Munandar (1992) menyebutkan kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru berdasarkan data, informasi, atau unsur-unsur yang ada yang di dasarkan pada data atau informasi yang tersedia, yang memungkinkan seseorang menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap masalah, yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), danorisinilitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, merinci) suatu gagasan.
  • Slameto (2003) menjelaskan bahwa pengertian kreativitas berhubungan dengan penemuan sesuatu, mengenai hal yang menghasilkan sesuatu yang baru dengan menggunakan sesuatu yang telah ada. Sesuatu yang baru itu mungkin berupa perbuatan atau tingkah laku, bangunan, dan lain-lain.
  • Moreno dalam Slameto (2003) yang penting dalam kreativitas itu bukanlah penemuan sesuatu yang belum pernah diketahui orang sebelumnya, melainkan bahwa produk kreativitas itu merupakan sesuatu yang baru bagi diri sendiri dan tidak harus merupakan sesuatu yang baru bagi orang lain atau dunia pada umumnya, misalnya seorang guru menciptakan metode mengajar dengan diskusi yang belum pernah ia pakai.
  • Cece Wijaya dan Tabrani Rusyan (1991), kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru, baik yang benar-benar baru sama sekali maupun yang merupakan modifikasi atau perubahan dengan mengembangkan hal-hal yang sudah ada.
Dari beberapa definisi kreativitas tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kreativitas adalah merupakan suatu bentuk karya atau kreasi yang baru baik bagi dirinya ataupun baru bagi orang lain yang merupakan hasil kreasi yang benar-benar baru ataupun merupakan hasil modifikasi dari yang ada sebelumnya untuk diapakai memecahkan masalah yang dihadapi oleh seseorang atau kelompok.
Dengan demikian, maka definisi kreativitas tentu tidak dapat dipisahkan dari aspek inovasi atau perubahan-perubahan konsep teori dan paradigma baru terhadap suatu hal.

 Berkaitan dengan kreativitas ini, maka dapat pula dihubungkan pembahasannya dengan aspek pendidikan dan pengajaran khususnya yang berkaitan dengan kreativitas pengajar dalam pembelajaran.
Manfaat kreativitas:
  1. Kreativitas dapat membangun harga diri
  2. Kreativitas dapat menguatkan kesadaran diri
  3. Kreativitas membangun rasa memiliki integritas diri ( mencerminkan nilai, keyakinan dan perasaan ) dalam mengembangkan bakat dan ketrampilannya.
  4. Melalui kreativitas anak belajar menilai dirinya.


Posted by: Riska Handira
Source: Google
Note: Isi kotak komentar di bawah dengan menanggapi kelebihan dan kekurangan anda berdasarkan jumlah dari tingkat  kuesioner potensi kreatif anda.